Kamis, 03 Juli 2008

Gosip dan Wanita

Orang bilang wanita itu mempunyai 9 mulut..Upst :) bener ga yach??? tapi klo dilihat dan diperahtikan kayanya ada benernya juga deh, abis yang suka nonton Infotaiment kebanyakan kaum hama, terus yang suka bikin perkumpulan dalam perkumpulan juga kaum hawa terus yang suka ngumpul di depan rumah diwaktu pagi juga kaum hawa (soalnya klo pria diwaktu pagi udah berangkat kerja).Gosip dan wanita kayanya punya hubungan yang sangat erat deh, kok aku tahu yach??? (karena suka ngegosip juga kali hi..hi..).
Dalam Q.S Al-Hujurat :12 "Wala yag'tab ba'dokum ba'don ayuhibba ahadukum an ya'kulalahma akhihi maytan fakarih tumuu hu wattaqu Allaha Inna Allaha tawwaa burrohim" Dan janganlah sebagian kamu menggibah sebagian yang lain. sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha penerima Taubat lagi maha penyayang .
Dari Ayat Al-Quran diatas kita bisa mencoba menukil sedikit menggapa sih orang sering bilang klo menggosip/gibah itu dosa? Ayat diatas sudah sangat jelas menjelaskan bahwa janganlah kita menggibah/menggosipkan seseorang. karena dengan gosip akan terjadi terjadi banyak hal yang bersifat negatif, contohnya " bila kita menggosipkan si ani sama si nunu, terus tanpa disengaja keesokan harinya si nunu bertemu dengan si ani, berceritalah dia dengan tentang sesuatu yang nenarik, tapi yang namanya sudah bertemu dengan teman akhirnya banyak yang dibicarakan sampai akhirnya si nunu keceplosan bahwa kemarin si ani digosipin. nah...sepontan aja dong si ani kesel sampai dia benci keubun-ubun" dari contoh kecil tersebut kita bisa menyimpulkan betapa sangat negatif sekali bila kita hobby gosip.
Pada kali ini kenapa harus wanita yach yang jadi korban?? seperti yang saya tulis sebelumnya wanita punya hubungan persaudaraan yang sangat erat dengan si gosip.
Seharusnya seorang wanita yang paham dengan agamanya tentu tidak akan berbuat gosip. ia pastinya akan sangat menjaga setiap kata-kata yang keluar dari mulutnya agar tidak salah bicara. yach...emang aga susah sih, tapi apa salahnya klo kita belajar yach ga?....dan bukannya Tong kosong itu Nyaring bunyinya, dari pada kebanyakan ngomong tapi tidak berkualitas lebih baik diam saja kali ye...est..tapi jangan kebanyak diem juga nanti bisu lagi hi..hi...
Gosip adalah akhlak yang sangat tidak terpuji,banyak sekali danpak yang tidak kita harapkan dari kasil menggosip, betul ga'? tapi selain dari gosip ada hal yang paling tidak baik yaitu "bermuka dua" maksunya apa nich? bermuka dua maksudnya seseorang yang sering berpura-pura baik, berpura-pura cinta padahal dia hobi tuh menghasut dan mengadu domba. dalam sabda Rosullullah " Ta jidu min Syiroorinnnasi yaumal qiyamati i'ndaullahi zalwajhaini, Allazii ya'tii haa ulaai biwajhin wa haaulaai biwajhin"
Akan engkau dapati orang yang paling buruk pada hari kiamat disisi Allah, orang yang memiliki dua muka, yang datang kesini dengan satu muka (satu perkataan berisi fitnah) dan datang ke situ dengan muka yang lain (dengan perkataan lain berisi fitnah pula).
Wow serem juga yach...jadi alangkah baiknya bila kita sebagai wanita belajar untuk menjaga perkataan dan adab, agar tidak ada yang merasa tersakiti hatinya karena perbuatan kita

Senin, 30 Juni 2008

Kisah ku di Darqo 1

Hari ini aku mau berbagi cerita waktu aku hidup di DarQo, yach kurang lebih 6 tahun yang lalu aku menyelesaikan pendidikanku di lembaga pendidikan tersebut.
banyak cerita dan kisah yang indah dan berkesan buat aku, yach ... dari cara belajar, berteman, gaya hidup, sampai cara mengagumi lawan jenis(yang lucu :):)), bagi aku hidup disana sanggat menyenangkan untuk dikenang kembali dan mungkin tidak akan pernah ada kehidupan seperti itu lagi dalam kehidupanku. Awal aku mau masuk sekolah tersebut karena aku suka dengan orang yang berjilbab, bila aku melihat orang berjilbab rasanya aman dan adem gitu loh..., tapi selain itu juga ada sesuatu yang ga bisa diceritain deh :):) rahasia...., tapi ketika aku minta izin sama kedua orang tua ku ternyata salah satu dari mereka tidak setuju, yaitu papa ku... tapi bagi aku itu bukan masalah aku sudah memutuskan untuk masuk asrama, yach..alasan dari papaku sih cukup masuk akal juga, beliau tidak mau jauh dari anaknya dan kebetulan NEM aku juga tidak terlalu kecil jadi bisa untuk masuk SMP Negri. Keputusan sudah aku ambil yaitu setelah lulus SD aku mau asrama, karena aku didukung oleh mama yach akhirnya aku menemukan PonPes DaarQo yang tempatnya di daerah BLJ, ketika aku melihat-lihat suasana disana aku sih setuju-setuju aja, abis aku cuma punya niat satu yaitu masuk asrama terserah tempatnya dimana.Dan akhirnya aku mendaftarkan diri juga deh disana tanpa seizin papa kecuali mama, tapi berhubung aku sudah punya keputusan akhirnya papa setuju juga walaupun berat hati.
Dan tiba saatnya aku bersekolah dan asrama disana, klo ga salah Tgl.14 Juli 2006 (maaf klo salah udah lupa)asrama aku yang pertama di gedung Masyitoh 3 No.1 dan di kamar itu aku mempunyai 5 orang teman, yaitu Diana P, Isma T, Rita A,Kak Rara dan sepupunya Ustz. Ikoh (wali kelas ku 1D), maaf aku lupa dengan temanku yang satu ini karena dia tidak lama sekolah disana karena dia punya penyakit asma, tapi aku masih inget kok dia kelas 1B.
Awal aku tinggal disana, aku sangat menikmati karena aku yg memilih. seminggu telah berlalu, dua minggu, tiga minggu berlalu aku juga masih senang tinggal di asrama ku, yach walau aga sedikit sedih karena baru tinggal di asrama langsung sebulan sekali aku dijengguk oleh orang tua ku. dan sampailah pada minggu ke4, saat itu aku sedang mencuci baju di kamar mandi, tiba-tiba ada yang bilang klo aku mudifah(dijenggu) wah...aku langsung lari saking senengnya, dan ga terasa air mata aku keluar dari mata, kangen berat kali ye....,tapi sayangnya orang tua ku malah salah faham, mereka kira aku tidak betah di asrama,pada saat itu aku bener-bener kangen banget sama kedua orang tua ku, air mata itu juga ga sengaja keluar.awal aku di mudifahin sangat berkesan sampai-sampai aku ga bisa ngomong lagi loh..., tapi yach...emang nasib kali ye...udah dimudifahin sebulan sekali dikasih uang jajan cuma 30 Ribu sebulan, yach mau ngomong apa lagi..alasan mama aku udah dapet makan di asrama dan aku juga udah dibawain makanan jadi jangan banyak jajajan. Iya sudahlah 30 Ribu aku terima walau berat hati, klo mau jujur uang jajan aku jauh banget dibanding temen-temen sekamar aku. mereka sering dijenguk dan dikasih uang jajan banyak pula, pokoknya bisa dibilang cemburu juga sih..., tapi alhamdullilah mereka semua baik-baik, walau aku ga punya banyak uang jajan tapi mereka semua loyal sama aku, maksih yach teman-teman semua.
yach perjalanan aku selama setahun masih biasa aja, mungkin hampir sama dengan teman-teman yang lain, bangun pagi untuk sholat subuh, berangkat kemasjid, lalu mandi dan berangkat sekolah, Sholat dzuhur, sekolah lagi, Sholat Asar, Mandi, main sebentar, berangkat kemasjid lagi untuk sholat magrib, ngaji dengan kak kelas sambil menunggu Sholat Isya, belajar or ngerumpi di Aula, Tidur dan balik lagi dari pagi hi...hi...
Kehidupan di pondok memang sangat unik dan lucu, di kelas 1 ini aku sudah menggagumi teman satu kelas ku..tapi sayang seribu kali sayang aku cuma bisa menjadi penggemah setianya aja .. :)) karena dia begitu kalem, pemalu dan pendiam.
Kelas 1 berlalu akhirnya aku naik kelas 2I hi..hi.. keren khan aku, naiknya tinggi banget dari kelas 1D ke 2I yach seperti biasa, semua kehidupan aku diasrama di mulai dan di akhiri dengan Jaros (Bel) dan pada Caturwulan pertamana nilai aku lumanyan jadi ga tahu kenapa aku bisa naik ke kls 2G(lumayan 2 tingkat hi..hi..) di kelas 2 juga aku masih biasa aja, oh iya pada kelas 2 ini aku deket dengan Yani H dan Mardiana, aku sering main kekamarnya mereka yang tempatnya di Khodijah Kubro, oh iya di kelas 2 ini juga aku pernah dijemur loh gara-gara ngomong bahasa indonesia, masuk sidang sampai 7 kali, malu sih ga juga soalnya aku ga terlalu punya banyak teman, jadi biasa aja.
Dari kelas 2G aku naik kelas 3F di kelas ini mulainya aku kenal dengan lawan jenis dengan sedikit ada keberanian he..he..., di kelas 3F aku punya geng namanya NEW ERA, nama itu singkatan dari Ina, Wiwin, Leni, Helti dan Fajar. yach...katanya kelas 3 itu adalah kelas bandel-bandel, tapi klo diperhatiin ia juga sih, aku sendiri merasa dikelas 3 ini berbagai cerita baru dimulai. Waktu kelas 3 ini aku punya teman dekat(lebih kali) namanya Tommy, yach pacaran ala anak asrama, senyum-senyum, larak lirik, surat-suratan deh, kayanya itu doank yang biasa dilakukan. tapi untungnya ga ketahuan klo ketahuan ust bisa dijemur deh hi...hi..hi...,
awal aku bisa deket dengan tommy juga aku binggung, aku ga pernah ngobrol lama dengan dia walau satu kelas terus kagum dengan dia juga engga biasa aja. tapi sayang cerita aku dengan Tommy cuma sebentar kurang lebih 3 bulanan, yach mungkin salah aku kali yach...ga bisa nerima dia apa adanya,aku inget pertama aku ngejawab aku terima dia, aku punya banyak syarat, diantaranya dilarang kabur, melanggar peraturan, telat dateng kelas dan kayanya masih banyak deh..., duh maaf yach Tom, klo dulu aku banyak banget ngasih kamu syarat, tapi yang aku suka dari tommy walau pun aku kasih dia banyak syarat dia mau menerimanya dan aku juga melihat klo dia berusaha menjalankan semua syarat yg aku kasih.Tapi detik-detik menjelang ujian aku malah ingin putus dengan dia, waktu itu aku lupa apa alesanya, klo ga salah ada beberapa syarat yg belum disa dipenuhi sama dia (duh egois banget yach aku).
Di kelas 3 ini juga aku punya lebih banyak teman, baik dikamar yang baru atau disatu anggkatan aku, pokoknya lebih penuh dengan warna lagi cerita di asramaku. Di akhir tahun kelas 3 tepatnya ujian lisan di sekretariat pondok aku kenalan dengan seorang kakak kelas 5 namanya kak cecep (baban),waktu aku kenalan dengan kak kelas ku kayanya aku ditemanin sama Eva, sepulang dari ujian lisan. Sesudah kenalan biasa aja, lagi pula emang tidak pernah ketemu dengan dia, dan sampai suatu saat aku mau ikut lomba senam pada waktu itu kita yang ikut lomba latihan di aula, kebetulan ada anak-anak mercing band. sebelum latihan dimulai ada kakak kelas manggil aku, pada saat itu aku lupa siapa dia yang manggil, ternyata dia kakak cecep yang dulu pernah kenalan. sesudah pertemuan ke dua akhirnya aku deket dengan dia, sampai akhirnya aku jadi teman dekatnya (mungkin lebih kali yach). Kedekatan aku dengan kakak cecep juga biasa aja sih, selain dia kakak kelas, jadi jarang benget bisa ketemu, kelasnya juga juah, jadi emang bener-bener ga pernah ketemu deh. Tapi aku sih asik-asik aja ngelajaninya, soalnya aku ngerasa selain ada teman dekat, juga ada kakak yg perhatian sama aku. waktu aku menjalankan hubungan special ke 2 ini banyak teman-teman aku yang tidak tahu, aga rahasia kali yach...
Yach...klo dibilang hidup di asrama ga enak kayanya salah deh..., klo kita menikmati pasti asik, klo masalah pasti ada tapi menurut aku yang membuat kita tidak betah diasrama, bila kita melanggar peraturan lalu dihukum dan berantem deh sama temen, paling cuma itu doank masalahnya.
Sebenernya ceritanya masih panjang, nanti disambung lagi yach..., ini cerita diwaktu Mts aja dulu. soalnya masih banyak lagi warna-warni kehidupan aku di asrama, yang semakin lama aku tinggal disana semakin banyak kisah seru dan persahaban yang tidak pernah putus sampai sekarang.

Kamis, 15 Mei 2008

Emansipasi Wanita

Kata ini sering kita dengar ketika hari kebangkitan Ibu Kita Kartini, Emansipasi Wanita....!!! Sebenarnya apa sih yang diharapkan ibu kita Kartini pada kaum Hawa???? Banyak pendapat-pendapat Wanita Indonesia yang berbeda-beda..., suatu malam saya melihat stasiun TV nasional menampilkan wanita-wanita yang terjun di dinia politik, satu diantara mereka mengatakan "Saya mengharapkan agar wanita dapat disamakan statusnya dalam rumah tangga....." sepontas saya terkaget, karena sangat tak disangka ada seorang wanita yang berpendidikan dan terkenal menyatakan seperti itu. Tapi saya kembali sadar ternyata bukan beliau saja yang berpendapat seperti itu banyak wanita-wanita Indonesia terutama Wanita Metropolitan yang terbiasa mandiri punya pendapat yang sama.Saya mungkin hanya seorang wanita Indonesia yang baru meletek (belum banyak pengalaman)tapi saya punya pendapat yang berbeda dengan pendapat tadi, menurut saya " Wanita adalah wanita diciptakan oleh sang pencipta untuk menemani sang Adam, dia mempunyai kodrat yang sangat kuat, yang tak bisa dipungkiri oleh wanita mana pun...dia tak kan pernah bisa sama dengan sang Adam, karena Allah SWT menciptakannya pun berbeda " terkadang saya heran kenapa banyak wanita yang gembar-gembor meneriakkan kata Emansipasi Wanita, yach..wajar saja bila kita ingin lebih dari kaum Adam tapi apakah kita sudah intropeksi diri apakah kita sudah melakukan kewajiban kita sebagai Wanita yang sesungguhnya. Suatu hari saya berada di kantin, ada seorang wanita karir dan temen-temnnya berkeluh kesah " duh...gini nih jadi wanita, ga sempet dandan dirumah, harus ngurus ini, itu. belum lagi klo ada anak yang susah bangun capek deh...." saya sebagai wanita ingin tertawa lebar, dalam fikiran saya siapa suruh kerja...., klo mau kerja yach harus bisa ngatur semua, karena ada tambahan kerjaan yang harus dikerjakan, jadi harusnya jangan mengeluh itu adalah resiko....!!!
sebenarnya masih banyak kasus wanita-wanita yang terkadang masih belum saya mengerti apa sih yang diharapkan dari kata Emansipasi Wanita. Saya tidak masalah dengan kata tersebut cuma saya merasa kata tersebut hanya menjadi alasan untuk kaum saya di Indonesia ini untuk mendapatkan kebebasan dengan sedikit melupakan kodratnya. Seharusnya kita jangan terlalu dalam untuk memperjuangkan kesamaan status dengan kaum Adam, tapi lebih baik kita memperjuangkan kaum Hawa yang belum mendapatkan pendidikan yang layak untuk menjadi seorang Wanita Indonesia.Jadi Majulah Terus Wanita Indonesia Berikan Pengalaman dan Ilmu Pengetahuan Mu untuk Kaum Mu dan Negara Mu Tanpa Melupakan Kodrat Mu sebagai WANITA.

Rabu, 14 Mei 2008

Bahasa Indonesia

Berbahasa satu Bahasa Indonesia, ini adalah salah satu bunyi dari sumpah pemuda. Masih ingatkah kita dengan isi sumpah pemuda? Atau mungkin kita sudah mengabaikannya?

Bila kita lihat bersama berapa banyak generasi bangsa, elit politik atau masyarakat biasa yang kurang bangga dengan bahasa persatuan kita.
Bahasa Indonesia yang seharusnya menjadi bahasa yang membanggakan untuk kita tapi bila kita lihat lihat lagi, semua Mall, toko-toko, otlet dan lain sebagainya yang ada di Ibu kota atau pun daerah banyak yang menggunakan Bahasa Asing, bahkan kita sendiri terkadang bangga dengan Bahasa Asing dari pada bahasa sendiri. Apakah ini bertanda kemundurun untuk persatuan bangsa ? Bahasa Indonesia sudah kita pelajari sejak masih duduk di Bangku Sekolah Dasar tapi coba kita mengkoreksi diri sendiri apakah kita sudah mengerti dan faham dengan berbahas Indonesia yang baik dan benar? Mungkin saya juga harus belajar untuk lebih mencintai Bahasa Persatuan agar bangsa ini tidak kehilangan sesuatu yang sangat berharga. Tapi bukan bermaksud untuk menyepelekan bahasa asing, kita tetep belajar bahasa asing karena itu referensi kita untuk bersosialisai lintas Negara.
Mari kita galakkan bersama untuk lebih mencintai Bahasa Persatuan kita Bahasa Indonesia.

Minggu, 11 Mei 2008

Negara Indonesia

Negara ini adalah Negara yang kaya, bila ada yang bilang Negara ini Negara yang miskin saya rasa itu adalah sebuah kesalahan.... kita bisa lihat berapa banyak kekayaan alam yang kita punya, berapa banyak suku yang kita punya, berapa banyak kebudayaan yang kita punya, berapa banyak daerah yang kita punya, berapa banyak bahasa yang kita punya dan masih banyak lagi kekayaan yang negara yang kita punya, tapi......ada pertanyaan yang sangat besar dan harus kita jawab bersama dengan menyatukan visi dan misi untuk menata kembali negara ini.
BAGAIMANA KITA MEMANFAATKANNYA DAN MENUNJUKKAN BAHWA NEGARA INI KAYA?
Mungkin bukan saya saja yang punya pendapat ini, banyak generasi bangsa yang sependapat dengan saya, tapi bagaimana kita bisa menyatukan pemikiran kita, agar negara kita tidak dinilai sebagai negara yang miskin. Miris hati saya ketika mendengar negara kita adalah negara yang miskin. tekadang kita selalu mencari kambing hitam untuk menyatakan kesalahan sendiri, pemerintah selalu disalahkan (yach walaupun dia salah) tapi apakah kita sendiri sudah mengoreksi diri sendiri, sejauh mana kita membantu untuk negara kita.
Kekayaan yang kita miliki sering terabaikan, terkadang kita sebagai generasi bangsa malu dengan apa yang kita miliki, kita lebih suka meniru gaya dan kebudayaan negara lain, padahal kita punya kebudayan yang lebih bagus dari negara lain.
Mungkin bila kita bisa saling bergandeng tanggan dan bersatu menjadi pemuda-pemudi Indonesia yang kuat. Kita tunjukan pada Dunia kekayaan yang kita miliki dengan berdasarkan untuk kemajuan negara bukan untuk pribadi, mungkin negara ini bisa 1000 lebih maju dari neraga lain. Kita sebagai generasi bangsa mari kita bersatu sesuai dengan sumpah yang dilakukan para pemuda yang berjuang sebelum kita dengan dasar SUMPAH PEMUDA.

Jumat, 14 Maret 2008

Sekolah Gratis....

Sering kita mendengar ketika seorang elit politik berkampenye, mereka menjanjikan akan memberi sekolah gratis, tapi apakah itu benar-benar bisa menjadi nyata pada saat kondisi negara kita sekarang????
Saya rasa itu hanya sebuah janji manis untuk merayu rakyat yang terus di bodohi. kenapa saya punya pendapat seperti itu..??? sekarang coba kita lihat lagi kondisi nyata sekolah-sekolah negri di daerah atau pun kota, Apakah semua guru yang mengajar sudah mendapat kehidupan yang layak pada saat semua serba mahal? Apakah semua guru sudah menjadi PNS , yach klo pun belum minimal sudah mendapat gaji yang layak? bila jawabanya belum....., bagaimana bisa sekolah itu gratis....., memang mengajar itu haruslah ikhlas tapi.... bagaimana dengan keluarga dan perut yang terus bergederang seperti mau perang.
Sekarang klo kita bandingkan dengan SDN di Ibu Kota Jakarta.... yach...memang saya akui sudah tidak ada bayaran tapi....??!!, saya rasa wajar bila SDN di ibu kota sudah gratis karena Jakarta sudah melangkah lebih jauh dan madiri dari pada daerah lain, baik dari segi pendapatan atau pun pelayanan, dan Jakarta adalah pusat pertama untuk menjadi perhatian.
Sekarang bagaimana dengan daerah????
Sebenarnya bisa saja sekolah itu gratis, klo semua elit politik tidak hanya mengumbar janji manis tapi mendonaturkan kekayaannya untuk semua sekolah yang ada di daerah atau kota yang ingin di pimpin.....(:>:>:>)

Rabu, 12 Desember 2007

Budi Kecil

Isak tangis budi terdengar dengan kencang, aku bertanya dengan dia. Ada apa budi kok kamu menangis, dengan perlahan dia menjawab aku mau belajar kak, aku mau seperti teman-teman yang lain tapi aku tidak bisa...., matanya masih berkaca-kaca, kuusap dengan sehelai tisu. Memang kenapa kamu tidak bisa? aku kembali bertanya...., hening sejenak...budi tak kuasa untuk menjawabnya, aku...aku... tidak punya uang kak untuk membayar biaya sekolah, untuk makan saja aku harus membantu ibu yang lagi sakit..., budi menjawab dengan wajah menunduk..., tak teterasa air mataku berlinang, betapa beratnya beban yang di bawa sang budi kecil, diusia yang belia dia harus berkorban demi perut dan membantu keluarganya. Salah siapa khan ini, aku bertanya dalam hati...., Orang tuanya kah? masyarakatkah? pemerintahankah? atau........Orang-orang kaya yang tidak ingin berbagi?
Apakah masih banyak Budi-budi kecil yang lain di tanah air ku yang indah ini?
Sudah lamakah mata hati ini tertutup dengan lingkungan yang ada?

Selasa, 04 Desember 2007

Sekolah Menjamur !!! Kualitas???

Jika kita lihat besama, disetiap kota dan desa, bisnis pendidikan kian menjamur, baik yang negri maupun swasta. Tapi apakah kualitas sesuai dengan kuantitasnya??? apakah lembaga-lembaga pendidikan sudah sukses menghasilkan generasi bangsa yang sesuai dengan UUD 45???

Lembaga pendidikan memeng banyak, tapi mengapa masih banyak pula anak-anak bangsa yang tidak dapat menikmati pendidikan. Semua ini memang fenomena yang nyata di Indonesia.

Sampai kapan masalah ini dapat tersolusikan dengan bijaksana. Mungkin kita semua harus bangkit dari keterpurukan, Sekolah boleh menjamur tapi kualitasnya juga lebih ditingkatkan lagi. Pemerintah, masyarakat, Pemilik Sekolah harus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas yang ada.