Si Sopak, Si Botak, dan Si Buta
Ketiga orang itu sama-sama miskin, sama mendapat nasib malang dan sama-sama pula mempunyai cacat. Pakaiannya compang-camping, wajahnya kusut, dan badannya tidak terawatt.
Kerjanya berjalan sepanjang hari, meminta-minta belas kasihan orang. Orang banyak mengatakan mereka sebagai pengemis.
Siapakah mereka bertiga itu?
Entahlah, tidak ada yang mengetahui nama mereka. Hanya saja mereka disebut menurut cirri dan cacat yang mereka derita.
Yang pertama disebut dengan nama si Botak karena di atas kepalanya tidak ada sehelai rambutpun yang tumbuh
Yang kedua disebut dengan nama si Sopak karena seluruh badannya terdapat becak-bercak putih.
Yang ketiga disebut dengan nama si Buta, karena ia seorang buta sejak lahir.
Dimana dan kapan mereka hidup?
Mereka bertiga adalah bangsa Israil dan hidup pada zaman nabi Musa as
Pada suatu hari, ketiga orang tersebut bertemu dengan seorang yang gagah dan tampan di tengah jalan. Kesempatan ini pun digunakan oleh ketiga pengemis itu untukmeminta sedekah. Sangat kebetulan sekali karena orang yang gagah yang mereka mintai sedekah itu adalah orang yang baik, ramah dan senang humor.
Setelah member uang kepada ketiga pengemis itu, maka bertanyalah orang yang gagah itu:
“seandainya Allah, Tuhan semesta alam, mengabulkan doamu, apakah yang kau minta. Wahai saudaraku ?”
“aku minta agar disembuhkan dari cacat penyakitku ini dan dikaruniai harta benda yang melimpah. “ jawab ketiga pengemis itu berbarengan.
“ maukah kalian bertiga mengaminkan doaku?” Tanya orang yang gagah tadi.
“baiklah, kami bersedia,” jawab ketiga orang itu.
“ ya Allah, berilah ketiga saudaraku ini harta yang berlimpah dan sembuhkan dari penyakitnya!” demikianlah doa yang diucapkan oleh orang gagah itu, dan ketiga pengemis itu mengaminkan doanya.
Orang yang baik hati itu pun berlalu. Entah ke mana perginya, ketiga pengemis itupun tidak menghiraukannya.
Beberapa tahun kemudian, keadaan telah berubah. Demikian pula nasib ketiga pengemis itu.mereka telah menjadi orang-orang yang kaya. Allah maha kasih kepada hamba-Nya. Doa orang gagah dan baik hati dahulu dikabulkan oleh Allah.
Pada suatu hari,seorang pengemis tua berjalan terseok-seok. Lalu bertelekan tongkat di muka pintu gerbang si Botak,tetapi ia dibentak-bentak oleh si Botak.bahkan, ia mengusir pengemis tua yang kelaparan.
Pengemis tua itupun berjalan terhuyung-huyung hampir terjatuh. Badannya menggigil dan bibirnya pun gemetar.
Ia menuju ke rumah si Sopak yang keadaannya sudah kaya juga.
Alangkah sialnya. Ia pun terkena damprat dan diusir oleh si Sopak.
Namun, ketika si pengemis mendatangi si pengemis mendatangi rumah si Buta, ia disambut dengan ramah dan dijamu oleh si Buta. Hidangan yang lengkap pun dihidangkan kepada pengemis tua itu.
Sehabis makan si pengemis tua dan si Buta itu saling bertukar pengalaman. Keduanya saling menceritakan pengalaman hidupnya.
Tidak terasa, air mata si Buta bercucuran. Ia teringat pada masa sewaktu ia masih menjadi seorang yang buta dahulu.
Tentu saja si Buta sekarang ini keadaannya sudah tidak buta lagi.
“ mengapa air mata anda menetes, wahai saudaraku?” Tanya pengemis tua kepada si Buta.
: Aku teringat pada masa lalu.” Jawab mantan si Buta.
“Apa maksud anda, wahai saudaraku?” Tanya pengemis tua itu.
“ dahulu, akupun seperti engkau, seorang pengemis buta.” Jawabnya.
“sudahlah, wahai saudaraku. Allah adalah Tuhan yang Maha Kasih. Kita bersyukur atas kemurahan Tuhan kepada kita.” Kata pengemis tua.
“ memang sesungguhnya demikian itulah. Atas kemurahan Allah SWT lah aku sekarang lebih giat beribadah dan berbuat sebaik-baiknya.” Kata si Buta yang telah menjadi orang kaya.
“memang kebaikanmu telah kudengar, wahai saudaraku. Anda telah banyak menolong orang yang memerlukan bantuan.” Kata pengemis tua itu memuji tuan rumah.
Kemudian pengemis tua itupun mohon diri, namun dalam sekejap saja pengemis tua itu lenyap. Entahkemana perginya, tidak ada orang yang memperhatikan.
Beberapa tahun telah berlalu lagi. Saat-saat telah berputar tiada terasa. Putaran nasib beredar terus. Si Botak dan si Sopak jatuh miskin lagi.
Kedua orang tersebut itu kembali botak dan sopak lagi seperti dahulu. Padahal sewaktu kedua orang ini menjadi kaya, penyakit botak dan sopaknya telah sembuh. Kedua orang itu kembali menjadi peminta-minta sepanjang jalan.
Adapun si Buta masih tetap kaya bahkan semakin bertambah-tambah hartanya.
Demikianlah cerita yang dikisahkan oleh baginda kita Nabi Muhammad SAW kepada para sahabatnya.
Ketahuilah bahwa orang yang gagah yang mendoakan ketiga pengemis itu adalah seorang malaikat yang menyamar sebagai manusia biasa, dan begitu pula yang menjadi pengemis tua yang telah dibentak dan diusir oleh si botak dan si sopak, dialah malaikat yang diutus Allah SWT.
Kisah ini menunjukkan bahwa orang-orang yang bersyukur kepada Allah SWT akan mendapat rahmat-Nya. Sebaliknya, orang yang congkak dan sombong lagi suka menghina
dan merendahkan sesamanya, tentulah akan mendapat siksaan-Nya
by.Liliz S
Rabu, 06 April 2011
Kamis, 24 Maret 2011
Jangan malas mencuci rambut
Mawar, Melati dan Indah, sebelum mereka bermain ditaman mereka mandi terlebih dahulu.
Meraka mandi dengan sabun, gosok gigi ..."emmm wanginya dan segarnya setelah aku mandi" kata si mawar "Rambut ku juga indah kan.., tadi aku habis keramas"sahut melati.
Indah masih mandi dan mama berkata "indah jangan lupa cuci rambutnya ya"
"ah..ga mau ah mama..." jawab si indah
"nanti rambut kamu gatel dan kotor kalau kamu tidak bersihkan"
"ga mau ah mama...."
"ya sudah terserah kamu saja deh" sahut mama
Akhirnya Mawar, Melati dan Indah berkumpul di taman yang penuh dengan bunga.
Ditaman mereka bermain bersama ketika mereka sedang asik bermain si Indah malah sibuk dengan garuk-garuk kepalanya.
"Indah kamu kenapa kok kaya ah..ah..uh..uh.. sih, garuk-garuk..kamu belum mandi ya" tanya si mawar
"aku sudah mandi kok" jawab si indah
"Lalu kenapa kamu ... kok tidak bisa diem..garuk-garuk terus.." Melati bertanya
"aku tadi tidak keramas, makanya pala ku jadi gatel nih" Sahut si Indah
"ooo....Makanya kamu kalo mandi yang bersih dong dan jangan lupa keramas biar tidak garuk-garuk" Melati dan Mawar serentak berkata.
Indah hanya menggong melihat kedua temannya kok kompak bener :))
"ia..nanti aku mandi lagi deh dan keramas biar badan aku segar dan bersih"
Karena waktunya sudah sore mawar, Melati dan Indah Pulang bersama....dan mulai saat itu indah pun rajin memcuci rambutnya agar bersih dan tidak mudah gatal...:))
Meraka mandi dengan sabun, gosok gigi ..."emmm wanginya dan segarnya setelah aku mandi" kata si mawar "Rambut ku juga indah kan.., tadi aku habis keramas"sahut melati.
Indah masih mandi dan mama berkata "indah jangan lupa cuci rambutnya ya"
"ah..ga mau ah mama..." jawab si indah
"nanti rambut kamu gatel dan kotor kalau kamu tidak bersihkan"
"ga mau ah mama...."
"ya sudah terserah kamu saja deh" sahut mama
Akhirnya Mawar, Melati dan Indah berkumpul di taman yang penuh dengan bunga.
Ditaman mereka bermain bersama ketika mereka sedang asik bermain si Indah malah sibuk dengan garuk-garuk kepalanya.
"Indah kamu kenapa kok kaya ah..ah..uh..uh.. sih, garuk-garuk..kamu belum mandi ya" tanya si mawar
"aku sudah mandi kok" jawab si indah
"Lalu kenapa kamu ... kok tidak bisa diem..garuk-garuk terus.." Melati bertanya
"aku tadi tidak keramas, makanya pala ku jadi gatel nih" Sahut si Indah
"ooo....Makanya kamu kalo mandi yang bersih dong dan jangan lupa keramas biar tidak garuk-garuk" Melati dan Mawar serentak berkata.
Indah hanya menggong melihat kedua temannya kok kompak bener :))
"ia..nanti aku mandi lagi deh dan keramas biar badan aku segar dan bersih"
Karena waktunya sudah sore mawar, Melati dan Indah Pulang bersama....dan mulai saat itu indah pun rajin memcuci rambutnya agar bersih dan tidak mudah gatal...:))
Putra dan Bibi
Pada suatu hari di rumah yang sangat besar dan indah, ada seorang anak lelaki yang bernama putra sedang bermain... Putra adalah anak yang sangat baik hatinya dan selalu menolong serta mencintai teman-teman, menghormati orang yang lebih dewasa.
Namun yang mengherankan kedua orang tua putra malah berbeda dengan anaknya. Papa dan mamanya adalah orang yang sangat galak, sombong dan suka menghina orang lain.
Sampai suatu hari mamanya menyuruh bibi untuk membersihkan rumah dengan nada yang tinggi sambil marah-marah dan matanya melotot.
mmmhhh..bisa terbayangkan bagaimana seremnya..., nah ketika mamanya sedang marah-marah tiba-tiba si putra melihat lalu berniat menolong si bibi. Tapi sayangnya putra malah ikut di marahin sampai-sampai ia di suruh pergi dari rumah.
Dengan hati yang sedih putra dan bibi pergi meninggalkan rumahnya yang bagus dan indah itu.
"Bibi...putra ga mau bikin mama dan papa malu punya anak seperti putra, bagaimana klo putra menyamar aja menjadi rafka" lalu si bibi berkata " jangan nak....klo km mengganti nama kamu berarti kamu sudah belajar berbohong, kamu tidak boleh berbohong biasakan hidup dengan kejujuran, lebih baik putra berdoa agar papa dan mama putra bisa menyadari kesalahannya"
"ooo...begitu ya bi..baiklah klo begitu"
Setelah beberapa hari kemudian ada seorang lelaki menemui bibi dan putra digubuk yang sudah reyot, ah..ternyata itu papanya putra yang ingin meminta maaf dan menyuruh untuk anaknya dan si bibi pulang kerumah, papa dan mamanya sudah menyadari kesalahannya yang suka sombong dan tidak mengerti orang lain.
Akhirnya Putra, mama, papa dan bibi kembali tinggal bersama dan dirumah yang besar dan indah itu dengan penuh kasih sayang...:))
Namun yang mengherankan kedua orang tua putra malah berbeda dengan anaknya. Papa dan mamanya adalah orang yang sangat galak, sombong dan suka menghina orang lain.
Sampai suatu hari mamanya menyuruh bibi untuk membersihkan rumah dengan nada yang tinggi sambil marah-marah dan matanya melotot.
mmmhhh..bisa terbayangkan bagaimana seremnya..., nah ketika mamanya sedang marah-marah tiba-tiba si putra melihat lalu berniat menolong si bibi. Tapi sayangnya putra malah ikut di marahin sampai-sampai ia di suruh pergi dari rumah.
Dengan hati yang sedih putra dan bibi pergi meninggalkan rumahnya yang bagus dan indah itu.
"Bibi...putra ga mau bikin mama dan papa malu punya anak seperti putra, bagaimana klo putra menyamar aja menjadi rafka" lalu si bibi berkata " jangan nak....klo km mengganti nama kamu berarti kamu sudah belajar berbohong, kamu tidak boleh berbohong biasakan hidup dengan kejujuran, lebih baik putra berdoa agar papa dan mama putra bisa menyadari kesalahannya"
"ooo...begitu ya bi..baiklah klo begitu"
Setelah beberapa hari kemudian ada seorang lelaki menemui bibi dan putra digubuk yang sudah reyot, ah..ternyata itu papanya putra yang ingin meminta maaf dan menyuruh untuk anaknya dan si bibi pulang kerumah, papa dan mamanya sudah menyadari kesalahannya yang suka sombong dan tidak mengerti orang lain.
Akhirnya Putra, mama, papa dan bibi kembali tinggal bersama dan dirumah yang besar dan indah itu dengan penuh kasih sayang...:))
Sabtu, 19 Maret 2011
Terima Kasih Ya Robb...
Maafkan hamba yang pernah menganggap engkau tidak adil, maafkan hamba yg pernah menangis karena mengangap engkat tak melihat usaha hamba...
Ternyata kau berikan hamba hadiah yang terindah diwaktu yang menurut engkau tepat, disaat hamba tidak yakin dengan semuanya, kau buktikan kekuasaan mu dengan menjadikannya indah.
Engkau jawab satu persatu doa hamba, kau balas semua air mata dan pengorbanan hamba. Terima kasih ya robb... semoga engkau selalu membimbing hamba kejalan yg penuh dengan rido dan petunjukmu. Amin...
Ternyata kau berikan hamba hadiah yang terindah diwaktu yang menurut engkau tepat, disaat hamba tidak yakin dengan semuanya, kau buktikan kekuasaan mu dengan menjadikannya indah.
Engkau jawab satu persatu doa hamba, kau balas semua air mata dan pengorbanan hamba. Terima kasih ya robb... semoga engkau selalu membimbing hamba kejalan yg penuh dengan rido dan petunjukmu. Amin...
Senin, 10 Januari 2011
Se PD apakah kita
Percaya Diri..., PD bukan berarti tidak tahu malu, PD bukan berarti tambeng/ngeyel, tapi dalam hidup kita harus belajar dari anak kecil yang punya jiwa pantang menyerah dan PD yang tinggi. Tanpa disadari atau tidak disadari bahwa anak-anak itu semua mempunyai semangat yang tinggi dan PD. Coba klo kita perhatikan ketika si kecil sedang belajar jalan, akan jatuh dan bangun untuk ia belajar namun si kecil tidak pernah menyerah dan terus berjuang agar ia bisa berjalan.tidak ada rasa malu ketika ia sedang terjatuh atau tergelincir, ia terus dan terus berusaha.
Sekarang kita kembali pada diri kita pribadi, apakah kita setulus si kecil dalam belajar tentang kehidupan?
PD harus kita miliki dan wajib kita miliki, agar kita dapat beradaptasi dengan kehidupan yang sangat kompleks. Apa lagi jika kita sebagai Pendidik (Baik pendidik dirumah atau disekolah) Kita harus PD ketika mendidik anak kita agar ia dapat tumbuh dan berkembang secara Emosional, Jangan pernah malu ketika kita punya anak didik yang berkebutuhan khusus. Seharusnya kitalah yang bisa menjadi motivasi agar anak kita dapat tumbuh dengan PD, Karena pada dasarnya setiap anak itu mempunyai kelebihan. Kalau pun ia punya kekurangan jadikan kekurang itu kelebihan pribadi sang anak, agar ia juga Percaya Diri dengan apa yang ia miliki. Inilah tugas sang pendidik yang harus menumbuhkan Percaya Diri dalam setiap anak, jangan patahkan semangat dan perjuangan anak didik kita.
Jadilah Pendidik yang multifungsi dan fleksibel agar si anak mendapatkan kenyamanan dalam mengembangkan diri dan potensi dalam diri.
Sekarang kita kembali pada diri kita pribadi, apakah kita setulus si kecil dalam belajar tentang kehidupan?
PD harus kita miliki dan wajib kita miliki, agar kita dapat beradaptasi dengan kehidupan yang sangat kompleks. Apa lagi jika kita sebagai Pendidik (Baik pendidik dirumah atau disekolah) Kita harus PD ketika mendidik anak kita agar ia dapat tumbuh dan berkembang secara Emosional, Jangan pernah malu ketika kita punya anak didik yang berkebutuhan khusus. Seharusnya kitalah yang bisa menjadi motivasi agar anak kita dapat tumbuh dengan PD, Karena pada dasarnya setiap anak itu mempunyai kelebihan. Kalau pun ia punya kekurangan jadikan kekurang itu kelebihan pribadi sang anak, agar ia juga Percaya Diri dengan apa yang ia miliki. Inilah tugas sang pendidik yang harus menumbuhkan Percaya Diri dalam setiap anak, jangan patahkan semangat dan perjuangan anak didik kita.
Jadilah Pendidik yang multifungsi dan fleksibel agar si anak mendapatkan kenyamanan dalam mengembangkan diri dan potensi dalam diri.
Senin, 01 November 2010
Kehidupan
Setiap manusia pasti mempunyai perjalanan hidup yang berbeda-beda, dari perjalanan hidup itulah kita akan mengambil pelajaran dan ilmu yang tidak pernah kita dapati dalam bangku sekolah.Kita juga tidak bisa menyamaratakan arti kehidupan itu, karena pengalaman yang akan menjawab semua arti tersebut, dari pengalaman dan perjalanan hidup, kita yang akan menentukan arah kemana kita harus melangkah.Alam yang luas memberi pelajaran yang keras namun jika kita dapat menjalaninya kita akan mendapat pelajan satu demi satu.Aku adalah termasuk manusia yang menganggap semua itu mudah dan simpel tapi ternyata tidak dengan orang lain, mereka mempunyai jalan masing-masing. Aku bangga dapat melihat, mendengar dan mempelajari semuanya, ini semua adalah anungrah yang terindah. Ya...robb, aku bersujud dan bersyukur engkau memberi aku banyak pengalaman dan pelajaran hidup di usiaku yang 26 ini. Mungkin banyak bagi orang menilai masih terlalu dini untuk mendapat semua pelajaran hidup, tapi aku akan terus belajar dan belajar agar aku bisa sukses menjalani setiap ujian kehidupan ini.
Aku bukanlah orang yang pintar dalam dunia pendidikan ketika aku sekolah dulu, tapi aku yakin aku pasti bisa menjadi orang pintar dalam menjalani pelajaran dari alam semesta ini.
Aku bukanlah orang yang pintar dalam dunia pendidikan ketika aku sekolah dulu, tapi aku yakin aku pasti bisa menjadi orang pintar dalam menjalani pelajaran dari alam semesta ini.
Selasa, 05 Oktober 2010
Apakah kita butuh janji?
Sering kita melihat atau membaca iklan di TV atau media cetak saat musim pemilu, banyak sekali janji manis yang terkadang menggiurkan, salah satunya isue Pendidikan selalu tidak lupa untuk ikut serta dalam kemeriahan didalam panggung politik. Namun setelah musim itu berlalu maka berlalu pula isue tersebut, sekarang yang menjadi pertanyaan apakah kita masih membutuhkan janji?
Pendidikan bukan hanya membutuhkan dana pendidikan yang besar tapi juga membutuhkan dukungan dari para pendidik yang mempunyai loyalitas dan propesional yang baik. Pendidikan bukan hanya membuat anak pintar tapi lebih dari itu pendidikan selayaknya dapat membuat sebuah pola fikir atau karakter anak bangsa yang lebih maju dan berkualitas,memang tidak dipungkiri jika dunia pendidikan membutuhkan dana yang besar untuk mendukung itu semua, tapi jika kita hanya memikirkan dana yang kurang terus tanpa memikirkan dengan kemajuan bangsa ini akan kemana langkah selanjutnya.
Janji manis, hanyalah sebuah janji..., walaupun dillaksanakan apakah pendidikan ini akan dapat bangkit maju kedepan?
Jika kita sebagai pendidik tentunya kita dapat menjawabnya.
Sekolah gratis bagaimana dengan hasil dari sekolah gratis?
Dana bos apakah berjalan sesuai dengan jalannya?
Pegawas apakah menjalankan tugas dengan amanah?
Pendidikan bukan hanya membutuhkan dana pendidikan yang besar tapi juga membutuhkan dukungan dari para pendidik yang mempunyai loyalitas dan propesional yang baik. Pendidikan bukan hanya membuat anak pintar tapi lebih dari itu pendidikan selayaknya dapat membuat sebuah pola fikir atau karakter anak bangsa yang lebih maju dan berkualitas,memang tidak dipungkiri jika dunia pendidikan membutuhkan dana yang besar untuk mendukung itu semua, tapi jika kita hanya memikirkan dana yang kurang terus tanpa memikirkan dengan kemajuan bangsa ini akan kemana langkah selanjutnya.
Janji manis, hanyalah sebuah janji..., walaupun dillaksanakan apakah pendidikan ini akan dapat bangkit maju kedepan?
Jika kita sebagai pendidik tentunya kita dapat menjawabnya.
Sekolah gratis bagaimana dengan hasil dari sekolah gratis?
Dana bos apakah berjalan sesuai dengan jalannya?
Pegawas apakah menjalankan tugas dengan amanah?
Rabu, 29 September 2010
Bolehkah aku mengeluh
Sore itu cahaya sang surya sudah hampir menghilang, ketika semua mengeluh betapa sulitnya hidup. ketika banyak orang pintar di dunia,namun kenapa ia malah semakin lelah, jenuhkan ia dengan perjalanan hidup atau bosan dengan keadaan yang semakin semraut dan rumit. Semua orang berterik sampai tidak terdengar lagi mana yang baik dan buruk. Kegaduhan dan kebisingan menghampirinya, ya...ya.... aku letih dengan semua ini tapi jalanku masing panjang kata seorang gadis manis diujung jalan.Ha...ha..., kamu lelah dengan semua ini? tanya seorang teman menghampirinya sampai ia terkaget."..." ya...aku lelah dan letih dengan semua yang aku lihat dan alami tapi semua ini adalah jalan ku seandainya aku dapat memilih jalan yang lurus tentu aku akan memilihnya, tapi semua itu tidaklah mudah aku harus melalui semua yang ku lihat, rasa, dan dengar. Jika kamu memang lelah berhentilah sejenak untuk menikmati hidup mu....,andai aku bisa akan aku jalani semua, tangga demi tangga harus dilewati agar aku sampai tepat waktuku, jika aku lenggah maka semuanya akan terlambat...!!!! Yach...jikalau begitu maka lanjutkanlah jalanmu...janganlah kamu mengeluh dengan semua yang kamu jalani. Andai aku dewi tentu tidak ada kata mengeluh untuk semua tapi aku hanya wanita biasa yang mempunyai kodrat dan sifat manusia yang fositif serta negatif. Keluhan ini hanyalah kewajaran yang terlontar dari hati, namun semua tetap harus berjalan sebagaimana mestinya. Lalu untuk apa kamu mengeluh jika kamu sudah tahu itu??? apakah aku tidak boleh mengeluh atau sekedar bernafas sejenak.... wahai gadis manis sesungguhnya tidak ada larangan untuk semua itu tapi jika semua itu keluar dari mulutmu itu akan menjadikan semangatmu hilang... Gadis itu hanya tertunduk malu....Tapi...aku hanya ingin memberi tahu bahwa aku hanya seorang manusia biasa..., untuk siapa kamu beri tahu semua itu? untuk diriku sendiri...".." Apa....untuk diri mu...
Ya...aku ingin memberi tahu bahwa aku adalah gadis biasa...rasanya dirimu pun sudah tahu tentang itu.., Gadis itu tersenyum dan hilang terbawa angin yang menyapanya dalam lamunan di sore hari.
Ya...aku ingin memberi tahu bahwa aku adalah gadis biasa...rasanya dirimu pun sudah tahu tentang itu.., Gadis itu tersenyum dan hilang terbawa angin yang menyapanya dalam lamunan di sore hari.
Rabu, 11 Agustus 2010
Proses hidup adalah Ujian
Pada suatu perjalanan hidup banyak proses yang akan kita lalui, baik yang kita sukai atau pun tidak kita sukai karena disetiap nafas kita adalah ujian yang harus kita lalui. terkadang ujian yang harus kita lalui begitu terjal dan berliku sampai-sampai kita sulit untuk melaluinya, namun dengan kekuatan iman dan tawakal kepada sang Kholik, kita dapat terus berupaya untuk mencapainya. Jika kita berputus asa kita akan jauh tertinggal dengan kerabat kita yang telah lulus melalui ujian hidupnya, namun kita hanyalah manusia biasa yang banyak sekali kelemahan dan kukurang, terkadang godaan datang tanpa kita sadari samapi-sampai kita terbuai dan larut dalam godaan tersebut, hanya orang-orang yang dicintai Allah SWT lah yang mampu kembali kejalannya bila mana langkah kita sudah jauh tersesat.
Dahulu kala saya masih ingat ketika saya ingin mencapai semua yang saya inginkan dan impikan dengan instan saya sangat membenci dengan yang namanya proses, sampai suatu saat saya menyadari begitu indahnya jika kita menikmati proses yang harus kita jalanin untuk menyelesaikan ujian hidup kita. Semoga Allah SWT senantiasa selalu membimbing saya agar saya dapat menjalani proses dengan baik dan dapat mempelajari apa yang sudah saya jalani.
Dahulu kala saya masih ingat ketika saya ingin mencapai semua yang saya inginkan dan impikan dengan instan saya sangat membenci dengan yang namanya proses, sampai suatu saat saya menyadari begitu indahnya jika kita menikmati proses yang harus kita jalanin untuk menyelesaikan ujian hidup kita. Semoga Allah SWT senantiasa selalu membimbing saya agar saya dapat menjalani proses dengan baik dan dapat mempelajari apa yang sudah saya jalani.
Selasa, 20 Juli 2010
Menjadi yg lebih baik
Menjadi yang terbaik dalam hidup memang tidak mudah, banyak sekali cobaan yang harus dihadapi tapi itu adalah bagian yang memang harus kita lewati. hari ini saya mau berbagi cerita seputar sekolah saya yang baru satu bulan yang lalu melulusan siswa/i sebanyak 20 orang untuk kelompok B. pada tahun lalu adalah angkatan pertama untuk anak didik saya. ketika awal mendirikan lembaga pendidikan ini banyak ketakutan dan keraguan dalam hati saya, apakah saya mampu menjalankan konsep pendidikan yang sudah lama saya punya? seiring waktu berjalan...waktupun membuktikan bahwa saya dapat menjalankan tugas saya dengan baik. Alhamdullilah tahun ajaran kedua ini ketika banyak lembaga pendidikan di wilayah saya sulit mencari siswa/i saya malah kelebihan siswa/i sampai-sampai saya harus menolak siswa/i yang ingin bergabung di lembaga pendidikan yang saya pimpin.
Ketika kepercayaan itu semakin banyak diberikan kepada saya dan lembaga pendidikan yang saya pimpin saya masih saya merasa takut kalau-kalau saya tidak bisa memberi yang terbaik seperti angkatan pertama.
Seminggu telah berlalu....rasa takut itu masih ada walau saya yakin saya pasti bisa namun dalam hati saya, selalu berkata kamu harus terus belajar dan belajar agar kamu lebih baik lagi. semoga apa yang telah saya perjuangkan tidaklah sia-sia dan saya dapat menggemban amah yang telah diberikan kepada saya.
Ketika kepercayaan itu semakin banyak diberikan kepada saya dan lembaga pendidikan yang saya pimpin saya masih saya merasa takut kalau-kalau saya tidak bisa memberi yang terbaik seperti angkatan pertama.
Seminggu telah berlalu....rasa takut itu masih ada walau saya yakin saya pasti bisa namun dalam hati saya, selalu berkata kamu harus terus belajar dan belajar agar kamu lebih baik lagi. semoga apa yang telah saya perjuangkan tidaklah sia-sia dan saya dapat menggemban amah yang telah diberikan kepada saya.
Langganan:
Postingan (Atom)